RSS

Mengganti folder default Administrator dengan nama lain

30 Agu

Ada beberapa cara untuk mengamankan backend Administrator dari serangan orang-orang yang tidak bertanggungjawab, salah satunya adalah mengganti Folder Administrator.

Konsekuensi dari penggantian folder ini adalah instalasi Component yang akan banyak melakukan penyesuaian karena tidak dikenalinya lagi folder administrator.

Konsekuensi lain adalah untuk pengguna CPanel tidak dapat memanfaatkan Fantastico, tetapi harus melakukan upload secara manual joomla dan melakukan setting SQL secara manual

Langkah I

Download dan ekstrak joomla1.0.12

Ganti Folder administrator dengan nama lain, misalnya safety

Langkah II

Ganti File configuration.php dengan nama yang diinginkan, misalnya safetyconfig.php

buka Dreamweaver dan click edit>find and replace
setelah terbuka kotak dialog:

Pada find in pilih folder… dan cari folder ekstrak joomla 1.0.12

Pada search pilih source code

Pada find ketik configuration.php

Pada Replace ketik safetyconfig.php

centang Match case

terakhir click Replace All

Akan muncul peringatan This operation cannot be underdone bla..bla, Click Yes

Apabila Dreamweaver selesai melakukan penggantian, simpan hasil penggantian dengan meng-click save report

Terakhir Langkah I adalah mengganti file configuration.php-dist dengan safetyconfig.php-dist.

Langkah III

Mengganti semua yang berhubungan dengan folder administrator dengan safety
buka Dreamweaver dan click edt>find and replace
Pada Find in pilih folder… dan cari folder ekstrak joomla 1.0.12
Pada Search pilih source code
Pada find ketik administrator
Pada Replace ketik safety
Centang Match Case
Click Replace All

Langkah IV

Cari file admin.config.php line 378 pada /safety/components/com_config/admin.config.php line 378, Ganti administrator dengan safety

Cari file install4.php line 247 pada /installation/install4.php, Ganti administrator dengan safety

Langkah IV

ZIP file yang telah dirubah dan telah siap untuk digunakan

PERINGATAN

Hati-hati untuk melakukan instalasi component dan mambot karena keduanya berhubungan dengan backend, sehingga tidak mengenali perubahan yang dibuat. Sebaiknya setelah melakukan instalasi langsung melakukan perubahan source yang berhubungan dengan administrator dengan nama yang baru.

Lakukan ujicoba di localhost jauh lebih baik sebelum melakukan uploading ke host server. Baik untuk joomla maupun component, mambot dan module

Diadaptasi dari hackjoom.web.id

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 30 Agustus 2007 in Web

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: